Tugas 1 SISTEM EKONOMI

Nama : Ismail Molamahu

Nim : 921410212

Kelas : C

SISTEM EKONOMI

  1. SISTEM EKONOMI TRADISIONAL

Sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi yangditerapkan oleh masyarakat tradisional secara turun temurun denganhanya mengandalkan alam dan tenaga kerja. Dalam sistem ekonomi inipengaturan ekonomi dimapankan menurut pola tradisi, yang biasanyasebagian besar menyangkut kontrol atas tanah sebagai sumber terpentingatau satu-satunya sumber ekonomi (Cornelis Rintuh, 1995: 40).

  1. Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Tradisional

  • Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifatsederhana.

  • Hanya sedikit menggunakan modal.

  • Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang denganbarang).

  • Belum mengenal pembagian kerja.

  • Masih terikat tradisi.

  • Tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumberkemakmuran.

  1. Kelebihan Sistem Ekonomi Tradisional

  • Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antarindividu sangat erat.

  • Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban beratyang harus dipikul.

  • Tidak individualistis.

  1. Kelemahan Sistem Ekonomi Tradisional

  • Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehinggaproduktivitas rendah.

  • Mutu barang hasil produksi masih rendah.Saat ini sudah tidak ada lagi negara yang menganut systemekonomi tradisional, namun di beberapa daerah pelosok, seperti sukuBadui dalam dan suku Bugis masih menggunakan sistem ini dalamkehidupan sehari-hari

  1. SISTEM EKONOMI PASAR (LIBERAL/BEBAS/KAPITALIS)

Sistem ekonomi liberal adalah suatu sistem ekonomi di mana seluruhkegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsidiserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Sistem ini sesuaidengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya An Inquiry Into theNature and Causes of the Wealth of Nations. Model sistem ekonomi inimerujuk pada perekonomian pasar persaingan sempurna. Model iniseluruhnya khayal (Gregory Grossman, 2004: 66). Sistem ekonomi pasaryang dicetuskan oleh Adam Smith berintikan:

  • tangan yang tidak terlihat akan menggerakkan kegiatan ekonomiyaitu dengan adanya keinginan seseorang/sekelompok orang yangmemberikan sebuah barangdan atau jasa untuk mendapatkanbarang lainnya (pertukaran).

  • Harga dalam pasar dapat goyah terutama karena hokum penawarandan permintaan, serta keinginan pengusaha menggunakanmodalnya sebaik mungkin. Oleh karena itu harga pasar dalamjangka pendek dapat sangat tinggi atau sangat rendah, tetapi dalamjangka panjang akan mencapai keseimbangan.

  • Dalam sistem bebas seperti itu pemerintah suatu Negaramempunyai tiga tugas yang sangat penting yaitu:

  • Berkewajiban melindungi Negara dari kekerasan danserangan negara bebas lainnya.

  • Melindungi setiap anggota masyarakat sejauh mungkin dariketidakadilan atau penindasan olehanggota masyarakatlainnya atau mendirikan badan hokum yang dapatdiandalkan.

  • Mendirikan dan memelihara beberapa institusi atau saranauntuk umum yang tidak dapat dibuat oleh perorangan karenakeuntungan yang didapat darinya terlalu kecil sehingga tidakdapat menutupi biayanya. Dengan kata lain di luar itu,kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan kepada swasta.(Suroso, 1997: 14-15).

Pada dasarnya sistem ekonomi yang kapitalis murni hampir tidakada. Yang berkembang sekarang ini sistem ekonomi yang sudahcampuran. Hanya kadar dominasinya yang menentukankecenderungannya kepada suatu jenis sistem ekonomi. Negara yangmenggunakan sistem ekonomi ini adalah Amerika Serikat, Swedia,Belanda dan Prancis.

  1. Ciri dari sistem ekonomi pasar

Sistem ekonomi pasar/liberal/bebas memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal.

  • Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yangdimilikinya.

  • Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba.

  • Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (swasta).

  • Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar.

  • Persaingan dilakukan secara bebas.

  • Peranan modal sangat vital.

  1. Kelebihan sistem ekonomi pasar

    • Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengaturkegiatan ekonomi.

    • Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi.

    • Munculnya persaingan untuk maju.

    • Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidakbermutu tidak akan laku di pasar.

    • Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomididasarkan atas motif mencari laba.

  1. Kelemahan sistem ekonomi pasar

    • Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan.

    • Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilikmodal.

    • Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat.

    • Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahanalokasi sumber daya oleh individu.

Suatu perekonomian pasar/liberal/bebas/kapitalis dengan lembagamilik pribadi dan warisan menimbulkan kondisi untuk mengumpulkankekayaan dan mempertahankannya dalam lingkungan keluarga dari satuke lain generasi (Gregory Grossman, 2004: 68). Ini merupakan wujudkelemahan dari sistem ekonomi pasar/liberal/bebas di mana akan terjadipenumpukan kekayaan pada sekelompok orang secara turun temurun.Karena pemerintah tidak membatasi kegiatan ekonomi, maka orang bebasmelakukan apapun yang menguntungkan bagi dirinya dan sesuka hatinya.Ekonomi pasar efektif dalam menyeimbangkan permintaan danpenawaran pasar untuk masing-masing produk, tapi perekonomian pasarkurang bisa diharapkan dalam menciptakan keseimbangan makroekonomi (Gregory Grossman, 2004: 78). Hal ini salah satunya disebabkankarena seluruh kesatuan ekonomi melakukan kegiatan ekonomi secaraotonomi tanpa adanya koordinasi langsung. Hal ini dapat menyebabkankondisi perekonomian suatu negara sangat fluktuatif, kecuali pemerintahmengambil kebijakan untuk menstabilkan kondisi perekonomiannegaranya. Suatu perekonomian dengan perusahaan swasta cendereungmemproduksi barang yang laku di pasar daripada fasilitas umum.

  1. SISTEM EKONOMI KOMANDO/TERPUSAT

Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi di mana peranpemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikanperekonomian. Sistem ini mendasarkan diri pada pandangan Karl Marx(Suroso, 1997; 15-16). Masyarakat komunis yang dicita-citakan Marxmerupakan masyarakat yang tidak ada kelas sosialnya. Pada sistem inipemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi,dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, sertauntuk siapa barang tersebut diproduksi. Beberapa negara yangmenggunakan sistem ekonomi ini adalah Rusia, Cina, dan Kuba.

  1. Ciri-ciri sistem ekonomi komando

  • Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah.

  • Hak milik perorangan tidak diakui.

  • Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha denganbebas dalam kegiatan perekonomian.

  • Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah.

  1. Kelebihan sistem ekonomi komando

    • Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran danmasalah ekonomi lainnya.

    • Pasar barang dalam negeri berjalan lancar.

    • Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga.

    • Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan.

    • Jarang terjadi krisis ekonomi.

  1. Kelemahan sistem ekonomi komando

  • Mematikan inisiatif individu untuk maju

  • Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat

  • Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya

  1. SISTEM EKONOMI CAMPURAN

Sistem ekonomi campuran merupakan campuran dari systemekonomi pasar dan terpusat, di mana pemerintah dan swasta salingberinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi. Dalam bentukperekonomian campuran sumber-sumber ekonomi bangsa, termasukfactor-faktor produksi dimiliki oleh individu atau kelompok swasta, disamping sumber tertentu yang dikuasai pemerintah pusat, atau pemerintahdaerah, atau pemerintah setempat. Karena itu dalam sistem ekonomicampuran dikenal paling tidak dua sektor ekonomi, yaitu sektor swastadan sektor Negara (Cornelis Rintuh, 1995: 41). Sistem ini berkembangdan sekarang diberlakukan baik oleh Negara yang sebelumnya menganutsistem ekonomi pasar (Negara industri barat) maupun oleh Negara yangsebelumnya menganut sistem ekonomi perencanaan yang ketat/terpusat(Uni Soviet). Pemberlakuan sistem ekonomi pasar yang ketat ternyatamenimbulkan depresi ekonomi pada tahun 1930-an. Sedangpemberlakuan sistem ekonomi perencanaan yang ketat juga tidak mampumenghilangkan kelas-kelas dalam masyarakat. Berdasarkan pengalamantersebut banyak Negara menganut sistem ekonomi campuran ini. (Suroso,1997: 17). Sistem ekonomi campuran melahirkan ekonomi pasar bebas,yang memungkinkan persaingan bebas tetapi bukan persaingan yangmematikan, campur tangan pemerintah dieprlukan untuk menstabilisasikehidupan ekonomi, mencegah konsentrasi yang terlalu besar di pihakswasta, mengatasi gejolak-gejolak, dan membantu golongan ekonomilemah.

  1. Ciri-ciri sistem ekonomi campuran.

    • Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat.

    • Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai olehpemerintah.

    • Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuatperaturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu danmengawasi kegiatan swasta.

    • Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang.

Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagaikelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untukmeningkatkan kesejahteraan rakyat. Secara umum saat ini hampir tidakada negara yang murni melaksanakan sistem ekonomi terpusat maupunpasar, yang ada adalah kecenderungan terhadap ekonomi pasar sepertiAmerika, Hongkong, dan negara–negara eropa barat yang berpahamliberal, sementara negara yang pernah menerapkan ekonomi terpusatadalah Kuba, Polandia dan Rusia yang berideologi sosialis atau komunis.Kebanyakan negara-negara menerapkan sistem ekonomi campuranseperti Perancis, Malaysia dan Indonesia.Namun perubahan politik dunia juga mempengaruhi systemekonomi, seperti halnya yang dialami Uni Soviet pada masapemerintahan Boris Yeltsin, kehancuran komunisme juga mempengaruhisistem ekonomi soviet, dari sistem ekonomi terpusat (komando) mulaiberalih ke arah ekonomi liberal dan mengalami berbagai perubahanpositif.

  1. Kelebihan sistem ekonomi campuran:

  • Kestabilan ekonomi terjamin

  • Pemerintah dapat memfokuskan perhatian untuk memajukan sectorusaha menengah dan kecil

  • Adanya kebebasan berusaha dapat mendorong kreativitas individu

  • Hak milik individu atas sumber produksi diakui walaupun adapembatasan

  • Lebih mementingkan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi

  1. Kelemahan sistem ekonomi campuran:

  • Sulit menentukan batas antara kegiatan ekonomi yang seharusnyadilakukan pemerintah dan swasta

  • Sulit menentukan batas antara sumber produksi yang dapat dikuasaioleh pemerintah dan swasta

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: